Dieng

Wisata Dieng Plateau memiliki banyak penggemar di Indonesia.

Kepopuleran Negeri Di Atas Awan itu bahkan menyentuh tempat kedua di Pulau Jawa setelah Candi Borobudur.

Banyak yang mengatakan wisata alam di tempat ini adalah yang terbaik.

Bagaimana tidak, kamu bisa menikmati sensasi liburan dengan suasana pegunungan yang sangat asri.

Bukan hanya panorama alam yang disuguhkan, biaya liburan disini juga tergolong cukup murah.

Hal ini yang menjadikan kawasan wisata Dieng tak pernah sepi oleh pengunjung. Entah itu wisatawan domestik maupun manca negara.

Wisata Pegunungan

Kategori yang pertama diisi oleh pegungungan yang menawarkan keindahan sunrise terbaik di Indonesia.

Nah, bagi kamu yang suka liburan outdoor dan melakukan pendakian, ada beberapa gunung yang bisa kamu kunjungi di kawasan Dieng ini.

Gunung Prau

Sunrise-di-Gunung-Prau
Foto: @aadilahna

Salah satu gunung yang paling terkenal di daerah Dieng adalah Gunung Prau.

Banyak pendaki dari berbagai negara dan daerah di Indonesia yang tertarik untuk menikmati gunung ini.

Gunung Prau juga cocok untuk pendaki pemula karena jalurnya yang cukup ramah.

Ketinggiannya mencapai 2.590 mdpl. Bahkan dari puncaknya, kamu bisa melihat jajaran gunung lain yang ada di Jawa Tengah.

Lokasi:Dieng, kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah
Jalur pendakian:Kalilembu
Wates
Dieng Kulon
Patak Banteng
Dworowati

Gunung Bismo

Gunung Bismo dari Dieng
Foto: @kangbejo

Gunung Bismo mungkin masih menjadi salah satu jalur pendakian baru yang ada di Dieng. Secara resmi, pendakian ke gunung ini dibuka pada tanggal 20 juli 2019.

Memiliki ketinggian 2.338 mdpl, pemandangan yang ditawarkan masih asri dan bisa dibilang medannya cukup berat.

Tetapi, kamu akan mendapat pengalaman trekking yang tidak terlupakan.

Lokasi:Area gunung Campursari, Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah
Jalur pendakian:Silandak
Deroduwur

Wisata Kawah

Kawah juga menjadi salah satu daya tarik dari obyek wisata Dieng.

Ada banyak kawah unik dengan panorama alam sekitarnya yang sangat indah. Jadi, jangan sampai kamu lewatkan ya.

Kawah Sikidang

Rebus Telur di Kawah Sikidang
Foto: @ahntyaaa

Kawah Sikidang merupakan salah satu kawah terkenal di Dieng dan termasuk yang terbesar.

Konon, kawah ini diberi nama Sikidang karena kawah ini kerap kali berpindah lokasi. Biasanya perpindahan terjadi setiap 4 tahun sekali.

Akses lokasi menuju kawah ini mudah dijangkau wisatawan dan merupakan kawah yang masih aktif.

Jadi, kamu harus siapkan masker karena bau belerang masih cukup menyengat.

Lokasi:Bakal Buntu, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 15.000

Kawah Sileri

Kawah Sileri di Banjarnegara
Foto: @purwadi_siswana

Termasuk sebagai salah satu kawah vulkanik yang masih aktif di daerah pegunungan Dieng.

Kawah Sileri juga merupakan kawah yang cukup luas.

Sejarahnya, Kawah Sileri pernah meletus 5 kali sejak tahun 1944. Tapi jangan khawatir, sekarang kawah ini sangat aman kok untuk dikunjungi.

Kawah dengan luas yang mencapai 4 hektar ini berjarak 7 km dari poros Dieng.

Lokasi:Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:

Wisata Candi

Selain bentang alam yang indah, Dieng Plateau juga terkenal dengan wisata candinya yang sangat historis.

Berikut beberapa daftar wisata candi yang bisa kamu kunjungi di sini.

Candi Arjuna

Panorama-di-Candi-Arjuna
Foto: @indra_jalanjalan

Wisata candi di Dieng yang harus ada di dalam list kunjungan adalah komplek Candi Arjuna.

Bisa dibilang, ini adalah komplek percandian yang paling besar di Dieng.

Jika ingin melihat candi dengan arsitektur India asli, maka bisa datang ke sini.

Candi ini sendiri pertama kali ditemukan oleh Thedorf Van Elf di abad ke 18.

Lokasi:Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 18.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 15.000

Candi Bima

Candi Bima Sebagai Tempat Wisata di Dieng
Foto: @irfaaguskhusaini

Setinggi 8 meter membuat Candi Bima masuk ke dalam jajaran candi paling tinggi di kawasan Dieng.

Bentuknya mirip piramida, dengan alas bujur sangkar sebesar 4.55 m2. Dulu, area candi ini dijadikan sebagai tempat upacara adat Pradaksina.

Lokasi:Jalan Dieng nomor 37, Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara
Jam buka:24 jam
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Candi Dwarawati

Candi Dwarawati sebagai Obyek Wisata di Dieng
Foto: @desembriarto

Menikmati ladang kentang sambil mengunjungi candi bisa kamu lakukan di area Candi Dwarawati.

Terletak di lereng Gunung Prau, membuat candi ini memiliki keindahan alam yang memukau.

Letaknya memang tersembunyi dengan ukuran yang relatif kecil. Tapi, pesona yang ditawarkan tak boleh kamu lewatkan begitu saja.

Lokasi:Krajen, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara
Jam buka:24 jam
Harga tiket masuk:

Candi Gatot Kaca

Candi Gatot Kaca sebagai Destinasi Wisata Dieng
Foto: @rizkynur023

Candi Gatot Kaca merupakan candi peninggalan Hindu.

Aliran yang dimiliki Candi ini adalah Syiwa dan dibangun di antara abad ke 8 sampai abad ke 9.

Para ahli menduga candi bersejarah ini adalah candi tertua di Pulau Jawa.

Lokasi:Dieng Kulon, Batur, Karangsari, Dieng Kulon, Banjarnegara
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Candi Setyaki

Candi Setyaki di Kawasan Wisata Dieng
Foto: @annisaellise

Candi Setyaki berbeda kompleks dengan Candi Arjuna, tetapi memiliki akses jalan yang sama.

Para ahli menduga bahwa candi ini dibangun pada masa Pra Klasik.

Secara fisik, nyaris mirip dengan candi Arjuna.

Hanya saja, bagian atapnya terbuka. Hal ini membuat banyak pengunjung yang bisa mengintip ke bagian dalam candi.

Lokasi:Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Wisata Telaga

Objek wisata di Dieng patut diberi nama dengan wisata paket lengkap.

Gunung, kawah, candi, dan sekarang kamu juga bisa menemukan telaga di sini.

Berikut telaga terkenal di Dieng yang wajib kamu kunjungi.

Telaga Cebong

Telaga Cebong dalam Kawasan Wisata Dieng
Foto: @aextee

Wisata telaga di Dieng yang satu ini dulunya adalah kawah purba yang memiliki luas 12 hektar.

Momen terbaik yang ada di telaga ini adalah saat pagi hari, karena airnya yang tampak berminyak.

Dinamakan dengan telaga Cebong karena bentuknya yang mirip dengan berudu atau kecebong.

Aktivitas yang bisa dilakukan disini adalah camping yang kemudian dilanjutkan dengan mendaki bukit Sikunir untuk melihat sunrise.

Lokasi:Desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo
Jam buka:24 jam
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Telaga Dringo

Telaga Dringo di Dieng Wonosobo
Foto: @bayukyt_

Memang nama telaga ini agak asing di telinga wisatawan, tetapi keindahannya tidak perlu diragukan lagi.

Menurut sejarah, telaga ini berasal dari Gunung Sinila yang meletus pada tahun 1786.

Pemandangannya sangat indah dengan udara segar, alami serta bebas dari polusi karena berada di ketinggian 2.222 mdpl.

Banyak masyarakat yang bilang bahwa telaga ini merupakan KW supernya Ranukumbolo.

Karena memang, view perbukitan dan ladang rumbut yang cukup luas mengingatkan kita pada danau yang ada di gunung Semeru.

Lokasi:Desa Pekasiran, Batur, Banjarnegara, Wonosobo
Jam buka:24 jam
Harga tiket masuk:Rp. 5.000

Telaga Merdada

Telaga Merdada di Banjarnegara
Foto: @fransxavieralbino

Di antara semua telaga yang ada di dataran tinggi Dieng, Telaga Merdada adalah telaga yang memiliki daerah terluas.

Tapi, ternyata Telaga Merdada sama sekali tidak mempunya mata air. Seluruh air yang ada di dalam Telaga Merdada merupakan tampungan dari air hujan.

Telaga ini diberi nama Merdada karena artinya adalah luas. Menarik bukan?

Lokasi:Desa Karang Tengah, Batur, Banjarnegara
Jam buka:24 jam
Harga tiket masuk:Rp. 5.000

Telaga Menjer

Mancing di Telaga Menjer
Foto: @bagass.gelek

Menurut sejarah, Telaga Menjer ini terjadi karena Gunung Pakujawa yang meletus ketika masih aktif.

Air yang berada di dalam telaga ini sangat jernih dan segar.

Kamu bisa menikmati keindahan disekitar telaga dengan berkeliling menggunakan perahu yang disewakan dengan biaya Rp. 10.000 saja per 30 menit.

Di telaga ini juga terdapat banyak ikan. Bagi yang hobi memancing, tidak ada salahnya untuk membawa peralatan pancing di sini.

Lokasi:Desa Maron, Garung, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 3.000

Telaga Warna

Pemandangan Telaga Warna Dieng
Foto: @telagawarnadieng

Termasuk sebagai salah satu destinasi wisata Dieng Plateau yang paling populer.

Nama Telaga Warna ini berasal dari kondisi telaga itu sendiri yang warna airnya dapat berubah dari hijau, kuning, sampai ke pelangi.

Di dalam telaga ini terdapat kandungan sulfur atau belerang yang cukup tinggi.

Lokasi:Dieng, Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (8.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Telaga Pengilon

Telaga Pengilon di Wonosobo
Foto: @achmad_noer_cholis

Letaknya yang bersebelahan dengan Telaga Warna, membuat kamu tak perlu mengeluarkan budget lagi untuk 2 wisata sekaligus.

Nama Pengilon diambil dari Bahasa Jawa yaitu “Ngilo”, yang artinya adalah berkaca atau bercermin.

Memang air yang ada di dalam telaga ini sangat bening sehingga bisa digunakan untuk berkaca.

Kamu juga bisa memancing di sini karena ada banyak ikan yang ada di dalam telaga.

Lokasi:Dieng, Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (8.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Wisata Bukit

Selain kawah dan telaganya yang terkenal, Dieng juga menyimpan deretan bukit dengan view alam yang menakjubkan.

Apa saja itu? Berikut listnya.

Bukit Ratapan Angin

Bukit Ratapan Angin
Foto: @abibun

Yang paling terkenal dari bukit ini adalah batu pandang.

Jika kamu ingin mengambil foto dengan latar alam dari ketinggian, maka disini adalah pilihan yang tepat.

Bukit ini biasa dijadikan tempat untuk menikmati panorama Telaga Warna dan Telaga Pengilon dengan sudut pandang yang berbeda.

Lokasi:Dieng, Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (6.00 – 17.30 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Bukit Scooter

Tempat wisata di Dieng yang wajib dikunjungi selanjutnya adalah Bukit Scooter.

Jika kamu mendaki sejak pagi buta, maka kamu bisa menikmati sunrise yang indah.

Kabar baiknya adalah tidak membutuhkan waktu lama untuk mendaki bukit ini.

Hanya melalui trekking selama 15 menit, kamu sudah bisa sampai ke puncaknya.

Lokasi:Simpangan, Dieng, Batur, Banjarnegara
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 5.000

Bukit Sikunir

Golden Sunrise di Bukit Sikunir
Foto: @airtanganzhailmy

Banyak spot untuk menikmati sunrise di kawasan Dieng.

Salah satunya adalah Bukit Sikunir yang dikenal dengan golden sunrise terbaik di Asia Tenggara.

Tingginya sekitar 2.306 mdpl dan dari puncak ini kamu akan dimanjakan oleh view jejeran gunung yang ada di Jawa Tengah.

Sebelum melakukan pendakian yang membutuhkan waktu sekitar 20 – 30 menit, kamu bisa bermalam dengan tenda alias camping di telaga Cebong.

Lokasi:Desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (2.00 – 18.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 10.000

Gardu Pandang Tieng

Gardu Pandang Tieng di Wonosobo
Foto: @ekanurh12

Memiliki ketinggian 1.789 mdpl, tempat ini menawarkan pesona sunrise dan sunset yang memanjakkan mata.

Tak heran bila banyak wisatawan memenuhi tempat ini sedari pagi buta.

Tak hanya itu, dengan menoleh ke selatan, kamu akan menyaksikan panorama alam yang tak kalah menakjubkan.

View tersebut berupa deretan gunung yaitu Gunung Sindoro, Prau, Pakuwojo, serta Bukit Sikunir yang diselimuti dengan kabut.

Selain menikmati panorama alam, kamu juga bisa nongkrong di cafe yang menjajakan kopi dan jajanan ringan.

Lokasi:Tieng, Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (5.00 – 18.00 WIB)
Harga tiket masuk:*gratis

Petak 9 Bukit Sidengkeng

Petak 9 Bukit Sidengkeng di Wonosobo
Foto: @indrawan_sinyo

Ke-eksotisan Telaga Warna dapat dengan leluasa kamu nikmati jika kamu berada di puncak Bukit Sidengkeng ini.

Efek gradasi warna telaga yang terlihat berkilau tersentuh sinar matahari merupakan pemandangan yang sayang jika kamu lewatkan begitu saja.

Bukit Sidengkeng juga merupakan kawasan pengembangbiakan tanaman endemik dataran tinggi Dieng.

Jadi, jangan heran karna akan banyak sekali tanaman serta bunga-bunga cantik yang akan kamu temui di kawasan ini.

Bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu di sini, Bukit Sidengkeng juga menyediakan camping ground yang luas, nyaman, dan aman.

Apabila cuaca sedang tidak berkabut, kamu bisa menikmati keindahan milky way yang sangat menakjubkan di malam hari.

Lokasi:Dieng, Kejajar, Wonosobo
Jam buka:24 jam
Harga tiket masuk:*gratis

Wisata Hits

Kepopuleran wisata Dieng Plateau telah menyebar ke seluruh nusantara.

Hal ini membuat potensi kawasan Dieng semakin meningkat dan bertambahnya jajaran destinasi terbaru.

Apa saja itu? Berikut daftarnya.

Lubang Sewu

Lubang Sewu di Wonosobo
Foto: @hanakrisna_

Ada lagi satu wisata baru di Wonosobo yang patut untuk dimasukkan ke bucketlist kamu.

Ialah Lubang Sewu, yang terletak di Waduk Wadaslintang, Kec. Wadaslintang, Kab. Wonosobo.

Deretan batu-batu yang berjejer rapi mungkin akan mengingatkan kamu dengan Grand Canyon Arizona.

Ya, tempat ini memiliki pesona yang tak kalah memukau dengan keberadaan batu-batu kapur berwarna putih menawan yang aestethic.

Singgahlah untuk sementara waktu, karna sunset dari Lubang Sewu tidak akan membuat kamu kecewa.

Meskipun begitu, tempat ini hanya dapat kamu kunjungi saat air waduk sedang surut yaitu ketika musim kemarau.

Sebaliknya, musim hujan akan membuat batu-batu ini tenggelam.

Lokasi:Erorejo, Kec. Wadaslintang, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (24 jam)
Harga tiket masuk:Rp. 5.000

Lembah Seroja

Lembah Seroja di Wonosobo
Foto: @evichun

Dieng tidak henti-hentinya menyuguhkan keindahan alam yang dapat menyihir siapapun yang mengunjunginya.

Kali ini Dieng menawarkan Lembah Seroja yang dapat dikategorikan sebagai tempat wisata baru di kawasan Dieng Plateau.

Berada di area Dieng, membuat pemandangan di Lembah Seroja juga diwarnai dengan bentangan perbukitan serta pegunungan yang hijau.

Selain itu, Telaga Menjer juga menjadi pemandangan utama yang dapat disaksikan jika mengunjungi wisata ini.

Di Lembah Seroja, kamu juga bisa mendirikan tenda di tempat yang sudah disediakan oleh pengelola.

Camp Ground yang disediakan akan berhadapan langsung dengan pemandangan luasnya Telaga Menjer serta Gunung Sindoro yang memukau.

Lokasi:Desa Maron, Kec. Garung, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (8.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 5.000

Padang Savana Gunung Pangonan

Padang Savana di Gunung Pangonan
Foto: @sabarariyanto_

Jika kamu hanya familiar dengan Bukit Sikunir dan Gunung Prau sebagai wisata pegunungan Dieng, mungkin ini saatnya kamu mengenal Gunung Pangonan yang tak kalah menarik.

Gunung Pangonan menawarkan pemandangan yang tak biasa kepada para pengunjung.

View tersebut berupa hamparan padang savana hijau yang menyejukkan mata di kala musim hujan.

Pada musim kemarau, rumput-rumput di savana akan berubah menguning keemasan yang justru semakin mempercantik pemandangan.

Letak Padang Savana yang berada di kaki Gunung Pangonan ini sangat cocok bagi kamu yang suka aktivitas trekking atau mendaki.

Selain itu, kamu juga bisa mendirikan tenda dan bermalam disini sembari menunggu matahari terbit dari timur dengan view Gunung Prau dan Sindoro yang megah.

Lokasi:Desa Karangsari, Kec. Batur, Banjarnegara
Jalur pendakian:Desa Karangsari
Dari Museum Kailasa
Dari Telaga Merdada
Dari Kawah Sikidang
Waktu trekking:20 menit

Perkebunan Teh Tambi

Perkebunan Teh Tambi di Wonosobo
Foto: @agrowisata_bedakah

Saatnya beralih ke wisata edukatif yang juga tak kalah mengasyikkan yaitu Agrowisata Perkebunan Teh Tambi.

Bagi kamu pecinta kesejukan ala pegunungan, mengunjungi tempat ini mungkin merupakan pilihan yang tepat.

Perkebunan Teh Tambi menawarkan panorama alam pegunungan beradu dengan luasnya perkebunan teh yang hijau dan menyejukkan.

Jika kamu mengunjungi area wisata ini pada pagi hari, kamu akan mendapati para pemetik teh yang sedang menjalankan tugasnya.

Selain itu, di sini kamu juga bisa menyaksikan proses pembuatan teh secara langsung mulai dari pemetikan, pengolahan, sampai pengemasan.

Tak hanya itu, kamu juga berkesempatan mencicipi teh yang masih fresh lho.

Lokasi:Desa Tambi, Kec. Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (24 jam)
Harga tiket masuk:*gratis

Wisata Menarik Lainnya

Selain kategori diatas, masih banyak obyek wisata di Dieng lainnya yang tak kalah menarik.

Beberapa diantaranya masih satu kawasan dan satu rute dengan wisata lainnya.

Dieng Plateau Theater

dieng plateau theater di Wonosobo
Foto: @ahmadun.alrusdi

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengenai asal mula Dieng beserta beragam keindahan yang dimilikinya?

Jika ya, maka Dieng Plateau Theater merupakan tempat yang wajib kamu kunjungi.

Di sini kamu akan mendapatkan semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu.

Dieng Plateau Theater menyajikan film dokumenter berjudul “Dieng Negeri Khayangan” yang bercerita mengenai sejarah serta kehidupan di dataran tinggi Dieng.

Film tersebut berdurasi 23 menit yang disertai subtitle bahasa inggris untuk mempermudah wisatawan asing yang ikut menyaksikan.

Selain menjadi tempat pemutaran film dokumenter, tempat ini juga menjadi gardu pandang untuk menikmati panorama dataran tinggi dari ketinggian.

Lokasi:Dieng, Kec. Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (7.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:*gratis (dipungut saat memasuki kawasan Dieng Plateau)

Museum Kailasa

Museum Kailasa di Kawasan Candi Arjuna
Foto: @del.padel

Tidak melulu menyajikan wisata alam, Dieng juga menyuguhkan wisata edukatif berupa pengetahuan sejarah melalui Museum Kaliasa.

Di museum ini, kamu bisa menyaksikan secara langsung benda peninggalan purbakala serta ragam kearifan lokal masyarakat kawasan Dieng.

Penjagaan di museum ini terbilang ketat mengingat Museum Kaliasa menyimpan benda-benda peninggalan sejarah hindu Jawa kuno dari abad ke 7 hingga 8 Masehi.

Terdapat pula benda peninggalan sejarah yang tidak sembarang orang dapat mengunjunginya.

Lokasi:Dieng Kulon, Kec. Batur, Banjarnegara
Jam buka:Setiap hari (7.30 – 16.00 WIB)
Harga tiket masuk:*gratis (dipungut saat memasuki kawasan Dieng Plateau)

Air Terjun Sikarim

Air Terjun Sikarim di Wonosobo
Foto: @fikri.khrl

Memiliki ketinggian 25 meter dan pemandangan menakjubkan di sekitarnya membuat Air Terjun Sikarim banyak dikunjungi wisatawan lokal dan nasional.

Salah satu wisata di sekitar Dieng ini terletak cukup tersembunyi dan memiliki medan yang sulit untuk dilalui.

Tetapi, pemandangan alam hijau dan air yang adem membuat semua perjalanannya worth it.

Lokasi:Desa Sembungan, Kec. Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Selasa – Jum’at (7.00 – 17.00 WIB)
Sabtu – Senin (24 jam)
Harga tiket masuk:Rp. 5.000

Desa Wisata Sembungan

Salah satu pariwisata Dieng yang menakjubkan adalah Desa Wisata Sembungan.

Desa ini merupakan desa dengan letak geografis paling tinggi se-pulau Jawa.

Hidup di daerah dengan ketinggian 2.300 mdpl, masyakarat lokal biasanya bekerja sebagai petani sayur-sayuran.

Baik itu kentang, carica, terong belanda hingga tanaman purwaceng.

Memiliki potensi alam yang luar biasa, desa Sembungan menyumbang beberapa destinasi menarik seperti air terjun Sikarim, Telaga Cebong dan Bukit Sikunir.

Lokasi: Desa Sembungan, Kec. Kejajar, Wonosobo

Tuk Bimo Lukar

Tuk Bimo Lukar di Wonosobo
Foto: @pdsasmita

Satu lagi wisata bertemakan sejarah yang dapat kamu nikmati di kawasan Dieng berupa petirtaan air suci bernama Tuk Bimo Lukar.

Mata air yang berada di tempat ini berasal dari Gunung Prau yang berada di kawasan pegunungan Dieng.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, air yang berasal dari Tuk Bimo Lukar berkhasiat membuat awet muda.

Maka dari itu, sebagian masyarakat atau bahkan pengunjung menggunakan air di tempat ini untuk mandi atau sekedar cuci muka.

Lokasi:Dieng, Kec. Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (24 jam)
Harga tiket masuk:

Goa Semar

Goa Semar di Dieng Wonosobo
Foto: @saypoel25

Tempat wisata kali ini banyak dikaitkan dengan hal-hal mistis oleh sebagian masyarakat.

Bahkan, dikabarkan bahwa tidak semua orang bisa dengan bebas masuk ke tempat ini.

Oleh karena itu, mulut Goa Semar diberikan penutup berupa pagar besi.

Sebagian orang rupanya masih menganggap Goa Semar sebagai tempat yang keramat.

Dikisahkan bahwa dahulu Goa Semar merupakan tempat bertapa atau bersemedi beberapa raja serta petinggi Jawa.

Presiden Soeharto merupakan salah satu tokoh politik yang juga pernah bertapa di Goa ini.

Lokasi:Dieng, Kec. Kejajar, Wonosobo
Jam buka:Setiap hari (8.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:*gratis (satu kawasan dengan Telaga Warna)

D’Qiano Waterpark

Dqiano Waterpark di Dieng Banjarnegara
Foto: @eryudya

Salah satu wahana relaksasi paling menyenangkan yang patut kamu kunjungi.

D’Qiano Waterpark adalah kolam pemandian air hangat yang cocok untuk melepas lelah sehabis keliling liburan.

Fasilitasnya memenuhi ekspetasi orang dewasa, dan ramah anak dengan adanya wahana air khusus anak.

Fasilitasnya juga sangat memadai, mulai dari gazebo untuk bersantai, resto sampai penginapan.

Lokasi:Krajan, Kepakisan, Batur, Banjarnegara
Jam buka:Setiap hari (8.00 – 17.00 WIB)
Harga tiket masuk:Rp. 25.000

Alun-alun Wonosobo

Setelah puas liburan di obyek wisata Dieng, tak ada salahnya untuk mampir ke alun-alun Wonosobo.

Disini kamu bisa menikmati sensasi pusat kota yang berada di ketinggian.

Para pelancong biasanya mencicipi berbagai kuliner yang ditawarkan.

Salah satu yang populer yaitu Mie Ongklok. Makanan khas Wonosobo yang dihidangkan hangat, cocok untuk cuaca dingin.

Itulah 31 tempat wisata di Dieng baik yang terbagi di daerah Wonosobo maupun Banjarnegara. Sekarang, susun dan agendakan destinasi mana saja yang akan kamu sambangi. Happy holiday!

Suka mengunjungi tempat-tempat baru disela-sela kesehariannya menatap layar komputer.

Tinggalkan komentar